Tampilkan postingan dengan label Desa Mangunharjo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desa Mangunharjo. Tampilkan semua postingan

Minggu, 24 September 2017

Pagelaran Wayang "KI EKO SUWARYO" Malam 1 Muharram (1 Suro) di Desa Mangunharjo Tahun 2017

Pagelaran Wayang "KI EKO SUWARYO" Malam 1 Muharram (1 Suro) di Desa Mangunharjo Tahun 2017 - Pagelaran wayang yang dilaksanakan di Desa Mangunharjo sangat meriah, bukan karena pedagangnya yang ramai namun juga antusiasme warga di sekitar Desa Mangunharjo masih memegang kebudayaan seni daerah Jawa Tengah yang digadang-gadang sebagai tradisi masyarakat daerah yang menggunakan Bahasa Jawa juga pada jaman dahulu kala digunakan oleh para wali untuk melakukan dakwah.

Selain itu juga pagelaran wayang di Desa Mangunharjo baru pertama kali ini dilakukan tepatnya pada Malam 1 Muharram atau 1 Suro atau tanggalan Nasional tepat 21 September 2017 dimulai sejak pukul 14.30 WIB sampai pukul 16.00 WIB. Dimulai kembali malamnya pada pukul 20.00 WIB sampai 04.00 WIB pagi.

Saat sore hari pukul 15.00 WIB pagelaran wayng kulit sudah dimulai

Pada sore hari Admin bersama dengan teman dan kerabat berkunjung ke pagelaran wayang, karena rumah Admin sangat dekat hanya berjarak sekitar 500 meter maka kami berjalan kaki. Sesampainya di jalanan besar sudah banyak berjajar pedagang yang antusiasme mengikuti suasana yang sangat ramai, beruntungnya penjual berdagang bermacam-macam aneka makanan dan permainan bagi anak, beruntungnya lagi jalanan disekitar Desa Mangunharjo adalah jalan utama penghubung arah timur adalah Blekathu/Guyangan/Petanahan dan arah timur adalah Perempatan Kecamatan Adimulyo.

Sore pukul 15.00 WIB Admin berjalan mencari sedikit camilan, dan tepat pukul 15.30 WIB Admin mencoba melihat ke Balai Desa Mangunharjo, ternyata sudah banyak warga asli dari Dusun Karangkambang-Criwik RW 01, Dusun Pecangkringan RW 02, Dusun Bulupayung RW 03, dan Dusun Duduhan RW 04.

Walaupun untuk pagelaran wayang siang hari bukan langsung dilaksanakan oleh "KI EKO SUWARYO" langsung namun antusiasme warga sangat kagum dan bangga karena pagelaran wayang Kepala Desa yang baru berjalan 3 Tahun ini atau Bapak Suparno ini bisa mengadakan Pagelaran wayang "KI EKO SUWARYO" tanpa memungut biaya dari masyarakat.

Tampak dari arah timur panggung

Foto arah ke utara atau tepatnya jalan ke Dusun Bulupayung dan Duduhan

Warga hanya membantu dalam hal makanan atau setiap Keluarga dijatah 2 dus nasi. Setiap RW dijatah snack ringan untuk tamu siang dan malam harinya. Masak untuk kegiatan kurban yang diikuti tradisi oleh warga Desa Mangunharjo dilaksanakan penyembelihan kambing pada malam sebelum dilaksanakan Pagelaran wayang kulit oleh "KI EKO SUWARYO".

Suasana semakin sore pedagang semakin memadati jalanan di Desa Mangunharjo, terlebih walaupun sudah dipasang palang yang berbunyi "Di jalanin ini pedagang di larang berjualan", namun karena saking larisnya pedagang pun mengindahkannya dan tetap berjualan pada bahu jalan yang dilarang.

Saat Admin sudah sampai di Balai Desa Mangunharjo sempat melihat pertunjukkan wayang kulit oleh Dalang yang belum dikenal Admin, menurut warga sekitar dalang tersebut bukan "KI EKO SUWARYO" karena acara puncak terdapat di malam harinya.

Dari samping timur panggung

Saat malam Admin tidak menuju ke pagelaran wayang kulit yang dimulai sejak Sholat 'Isa dan semakin ramai serta banyak warga berdatangan dari luar wilayah Kecamatan Adimulyo karena saking pamornya "KI EKO SUWARYO" yang baru pertama kali melakukan pertunjukkan di Desa Mangunharjo.

Admin hanya melihat-lihat di jalanan yang ramai penjual dan pembeli berlalu lalang. Admin juga mampir disalah satu tempat parkiran disebelah timur rumah Bapak Darsono (mantan carik) arah jalan selatan yang dikelola oleh warga sekitar. Untuk parkiran utama ada di lapangan depan SDN Mangunharjo juga dijaga oleh pemuda Karang Taruna Tunas Karya Desa Mangunharjo.

Dari arah kursi penonton utara atau depan Masjid

Suasana semakin malam pakiran kendaraan semakin rapat di lapangan SDN Mangunharjo dan acara puncak yaitu saat pertunjukkan wayang kulit "KI EKO SUWARYO" tepat pada "Goro-goro" warga semakin banyak berkunjung untuk melihat acara inti. Kekuatan media massa juga membantu warga luar Kecamatan Adimulyo berdatangan untuk melihat langsung pertunjukan wayang kulit "KI EKO SUWARYO".

Pertunjukkan wayang di Aula depan Desa Mangunharjo panggung utama berada di depan TK Tunas Mekar Desa Mangunharjo yang menghadap ke arah utara. Saat acara para pramusaji atau sering dikenal dengan sinoman (nama orang yang menyajikan makanan dan minuman kepada tamu) ini juga sudah terbagi rata dan masing-masing RW mengirimkan 3 pasang pemuda-i dari Karang Taruna tingkat Dusun.

Karena Admin berasal dari RW 01 Dusun Karangkambang-Criwik maka Admin hafal siapa saja yang ikut dalam sinoman (Fajar, Wina, Galuh, Slamet, Nur, Lulu) mereka adalah grup pengajar peserta Khataman di Dusun Karangkambang-Criwik tepatnya di Masjin Miftahul Huda.

Truk yang mengangkut alat-alat "KI EKO SUWARYO"

Sebelum pagelaran wayang kulit oleh "KI EKO SUWARYO" juga sebelumnya pernah dilaksanakan pagelaran ketoprak di Dusun Pecangkringan RW 02. Sebelumnya juga ada saat halal bihalal para sesepuh "PACARKAMBANG" Paguyuban Cangkringan-Karangkambang yang berasal dari perantauan.

Jadi pada tahun 2017 ini Desa Mangunharjo sudah melakukan pagelaran wayang kulit 1 kali dan pertunjukkan ketoprak 2 kali. Jadi 1 tahun ini 3 acara besar yang sudah dilakukan di Desa Mangunharjo.

Untuk biaya pagelaran wayang kulit Admin tidak terlalu banyak tahu, namun kisaran untuk "KI EKO SUWARYO" saja mencapai 19-25 juta bersih. Termasuk untuk penataan panggung, snack, makanan, dan lain-lain.

Untuk hal lainnya tidak terlalu mengikuti karena Admin sekarang sudah bukan Sekretaris Karang Taruna Tunas Karya di Desa Mangunharjo. Namun karena kecintaan Admin terhadap Desa Mangunharjo menjadikan keinginan untuk memberikan pengalaman atau cerita masa lampau saat generasi penerus di Desa Mangunharjo sudah tumbuh dan berkembang mereka akan tahu pada jaman dahulu saat sekarang ini sudah memajukan kekeluargaan, saling membantu, dan tepo seliro walaupun berbeda Dusun.

Arsip upacara tahun 1980-an waktu itu
saat Kepala Desa Bapak Sunarko menjabat selama 1 periode atau
jaman dahulu adalah 8 Tahun sejak
1985 - 1993

Dengan diadakan Pagelaran wayang kulit di Desa Mangunharjo, menjadikan kekeluargaan di setiap RW dan RT terjalin karena kompaknya saat pengumpulan nasi dan snack dapat dilakukan tanpa paksaan dan warga Desa Mangunharjo di setiap dusun juga merasa bangga dengan diadakannya pagelaran wayang kulit oleh "KI EKO SUWARYO" yang sangat memukau dan mengesankan.

Terlebih lagi Kepala Desa berjanji saat terpilih tidak akan memungut biaya untuk kemajuan Desa Mangunharjo, itu juga termasuk nilai tambah bagi Kepala Desa yang 2 tahun lagi akan selesai. Entah nanti akan maju kembali atau tidak namun nilai tambah bagi Desa Mangunharjo yang mampu mensejahterakan masyarakatnya terutama dari segi pembangunan di Desa Mangunharjo yang sudah sangat merata.

Lanjut ke pagelaran wayang kulit "KI EKO SUWARYO" selesai pada pukul 04.00 WIB dan dilanjutkan dengan penutupan warga semua bubar dan mulai terlihat sepi, jam 05.00 WIB beberapa warga juga masih melakukan kebersihan terutama di aula Desa Mangunharjo dan SDN Mangunharjo yang sebelumnya digunakan untuk acara pagelaran wayang kulit dan parkiran kendaraan.

Admin

Semoga kedepannya Desa Mangunharjo semakin jaya dan semakin maju berkat bantuan dari pihak pemuda-i khususnya Karang Taruna yang aktif disetiap Dusun dan bantuan dari masyarakat Desa Mangunharjo dan sekitarnya yang memajukan budaya dan tradisi.

Jayalah Negeriku Jayalah Desaku...


Salam dari Admin dan semoga sukses selalu!!!

Selasa, 06 Juni 2017

Proyek Pembangunan Jalan Cor di Desa Mangunharjo Tahun 2017

Proyek Pembangunan Jalan Cor di Desa Mangunharjo Tahun 2017 - Seperti kabar sebelumnya bahwa di Desa Mangunharjo pada saat Musrembangdes merencanakan akan membangun jalan cor disemua dusun termasuk meneruskan di Cangkringan, menambah di Karangkambang dan pembangunan jalan lainnya di Duduhan.

Menurut sumber yang dapat dipercaya bahwa pembangunan jalan cor ini sekarang sudah masuk dalam tahap penyelesaian, karena tinggal beberapa meter lagi akan selesai. Pengerjaan yang cepat dan efisien dilakukan oleh perusahaan yang bergerak dalam bidang bangunan. Cor sendiri tidak dilakukan secara manual menggunakan alat seadanya, jadi menggunakan molen mobil besar. Pekerja diambil langsung dari sistem borongan oleh pihak pengecor.

Intinya dengan mengambil langkah efisiensi ada baiknya dilakukan oleh ahlinya atau yang memiliki profesi dalam pengecoran, karena menurut pengalaman-pengalaman sebelumnya, menggunakan tenaga penduduk sekitar sebenarnya ada baiknya (karena menurut Presiden Joko Widodo) tujuan pembangunan Desa sebenarnya adalah untuk menyejahterakan rakyatnya (warga/masyarakat yang bekerja untuk pembangunan proyek jalan).

Namun karena pengecoran membutuhkan pengalaman yang banyak dan tidak main-main ditambah dengan efisiensi waktu dan anggaran jika dihitung-hitung lebih simple maka penggunaan pekerja dan pemborong molen cor mobil sangat dibutuhkan.

Hanya dalam 1 minggu, pembuatan jalan cor mulai dari perempatan Cangkringan ke timur lurus sampai di Karangkambang. Pengerjaan saat ini untuk Karangkambang sebelah timur sudah selesai dan baru sampai pada depan pemakaman di Karangkambang. Selanjutnya untuk depan Mas Minto (baru tahap pemerataan dan pemasangan sisi dinding menggunakan papan.

Sedangkan dari jembatan Cangkringan ke barat sudah selesai semuanya, jadi tahap pengerjaan saat ini sudah mendapatkan kira-kira 1 km dan dana yang dihabiskan sampai saat ini adalah sebesar 400 juta. Penghitungan pembiayaan berdasarkan per kubik, jadi misal 1 kubiknya dihitung 1 juta tinggal dikalikan saja berapa kubik semua.

Nah, yang belum di cor yaitu Karangkambang ke utara atau sebelah timur pak carik (Darsono) atau sebelah barat mbah carik. Sekarang sedang tahap pemerataan tinggal menunggu cor dari arah selatan yang nantinya akan dilanjutkan kearah utara supaya lebih syncron dalam pengecorannya.

Untuk di dusun Duduhan saat ini sudah selesai namun masih menggunakan cor manual atau menggunakan molen kecil, hal ini dilakukan karena jalan di Duduhan tidak terlalu besar bila dibandingkan dengan jalan yang ada di Cangkringan dan Karangkambang.

Untuk jalan cor di Cangkringan dan Karangkambang memiliki tebal kira-kira + 15-20 cm dan lebar + 3 m. Jika kita estimasi pembuatan jalan ini tidak murah mungkin nanti habisnya bisa 500 juta.

Estimasi : 3 m x 1 m x 0,15 m = 0,45
1 meter pengerjaan kita hitung 0,45 kubik
tinggal dikalikan saja
0,45 kubik x 1.000.000 = Rp. 450.000,00

Perhitungan diatas adalah untuk 0,45 kubik dalam 1 m pengecoran, jika 1000 m pengecoran maka, estimasinya adalah
3 m x 1000 m x 0,15 m = 450 kubik
450 kubik x 1.000.000 = Rp. 450.000.000,00
Jadi untuk 1 km atau 1000 m sudah menghabiskan kurang lebih Rp. 450.000.000,00
Rumus di atas hanya kalkulasi saja mungkin penghitungan yang sebenarnya berbeda, namun mengenai harga per kubik 1 juta adalah sumber asli

Intinya dengan perkembangan pembangunan disetiap Desa menjadikan masyarakat semakin sejahtera dan semakin modern. Saat ini pembangunan sudah merata disegala bidang, baik pertanian, pengairan, dan kemakmuran rakyat.

Pemerintahan Ir. H. Joko Widodo memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menikmati hasil dari uang mereka sendiri (pajak dll) yang berasal dari rakyat akan kembali kepada rakyat. Selain pembangunan merata juga memberikan kesempatan kerja bagi siapapun yang memiliki tekad kerja yang baik.

Dengan ini Desa Mangunharjo sudah semakin maju dan memiliki etos kerja yang baik. Pembangunan semakin merata dan sistem pertanian semakin meningkat. Panen kali ini pun tidak dilanda banjir karena pembangunan irigasi yang memadai bagi kehidupan masyarakat di Desa Mangunharjo yang mayoritas penduduknya adalah bekerja sebagai petani.

Pembangunan ini didukung oleh sumber-sumber yang berada di jajaran Pemerintahan Desa Mangunharjo yang stabil dan amanah. Menjadikan banyak proyek mengalir dengan mudahnya berkat SDM yang ada di Desa Mangunharjo.

Berikut adalah penampakan dari foto hasil jepretan saya, jika kurang bagus karena saya melakukannya di malam hari:







Jangan lupa share artikel mengenai "Proyek Pembangunan Jalan Cor di Desa Mangunharjo Tahun 2017" semoga bermanfaat dan jayalah Indonesia Tanah Airku dan semakin maju untuk Desa Mangunharjo tercinta karena memang tempat lahir admin pribadi.

Selasa, 03 Mei 2016

Desa Mangunharjo Membangun Again

Desa Mangunharjo Membangun Again - Berhubung kuota masih banyak kali ini saya akan memberikan kabar mengenai Pembangunan di Desa Mangunharjo. Karena lokasinya tepat di depan rumah saya jadi sedikit mendapat picture yang lumayan lah ketimbang harus dibilang gelo sama orang-orang. Jangan salah, pekerjaan ini saya lakukan bukan untuk mencari money namun yang jelas saya juga pernah tinggal di Kota merantau 1/2 tahun tok tapi. Nasib2....

Pekerjaan ini saya lakukan untuk memberikan gambaran mengenai kemajuan Desa Mangunharjo, mereka yang pernah tinggal di Desa Mangunharjo tentunya tahu kan seperti apa gambaran pada dulu dan sekarang. Untuk itu saya akan memberikan info mengenai Desa Mangunharjo secara mendetail, yang jelas saat ada waktu sela saya akan mengusahakan memberikan gambaran mengenai keadaan saat ini.

Berbicara mengenai Pembangunan di Desa Mangunharjo, kali ini menyasar ke tanggul depan rumah saya, kabarnya dana yang digunakan adalah Dana Aspirasi (yang mengusulkan Kepala Desa Mangunharjo). Jelas Dana Aspirasi ini sangat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah maupun di Desa-desa. Baik pemerataan pembangunan dan percepatan turunnya pembangunan ke daerah yang selama ini dirasa kurang memuaskan.

Lalu apa itu Dana Aspirasi?
Jawabannya akan saya singkat karena saya cek di banyak sumber intinya adalah

Program Pembangunan Daerah Pemilihan (UP2DP) atau lebih dikenal dengan Dana Aspirasi. Dana Aspirasi ini diperuntukkan untuk setiap anggota DPR secara langsung. Dana Aspirasi sebenarnya jika dianalisa mirip dengan "pork bareel budget" di United States (US). Padahal Dana Aspirasi sebenarnya adalah aspirasi masyarakat melalui para anggota dewan yang diteruskan kepada pemerintah selanjutnya direalisasikan oleh bina program yang bentuknya berupa barang dan sebagainya. Dana Aspirasi ini digunakan untuk menjaga status quo anggota DPR dengan membayar balik jasa konstituen dalam kampanye sebelumnya dengan menggunakan uang negara.

Diatas adalah penjelasan mengenai Dana Aspirasi, sebenarnya penjelasan lengkapnya adalah agar Anggota DPR yang memberikan Dana Aspirasi supaya dipandang di daerah pemilihannya, sehingga saat akan maju kembali kemungkinan akan dipilih kembali di dapil tersebut. Sebetulnya saya hanya menjelaskan sedikit mengenai pengertian, terserah nanti anda mau bagaimana yang jelas menurut saya Dana Aspirasi sangat membantu kemajuan setiap daerah pemilihan Anggota Dewan tersebut, tinggal kita sebagai rakyat yang menyaksikan untuk apa Dana Aspirasi digunakan.

Berbicara mengenai Dana Aspirasi, di Desa Mangunharjo mendapatkan bantuan sebesar Rp. 200 juta untuk pembangunan batu rai di sungai tengah antara Dukuh Karangkambang dan Pecangkringan. Dana Rp 200 juta ini berupa proyek pengerjaan yang sekarang sudah berjalan beberapa hari atau sekitar sudah 1 mingguan lebih karena terkendala dengan keadaan alam yang sering hujan.

Yang jelas pembangunan sisi tanggul tidak akan mendapatkan semua, untuk tanggul Dukuh Karangkambang kemungkinan akan sampai di jembatan paling selatan atau sawah, dan untuk tanggul Dukuh Pecangkringan kemungkinan hanya sampai di sebelah Rumah Mas Agung atau sekitar 20 meter dari jembatan utara.

Agar lebih jelas, cek langsung ini adalah foto dari mulai pembersihan tanaman sampai pemasangan batu rai di tanggul Dukuh Karangkambang. Sisi kemiringan bangunan disamakan dengan batu rai jembatan tengah.

Sebelum dilakukan pembersihan lahan tanaman

Sesudah dilakukan pembersihan lahan tanaman
 Dari arah barat




Persiapan batu rai di bagian jembatan tengah
Untuk saat ini persiapan batu rai sudah mencapai depan rumah Mas Weda ngantek nutup dalan mbarang

Patokan kemiringan batu rai

Pembuatan dari arah utara saat ini sepanjang 10 meter
 Dari arah barat




Untuk pengerjaannya sendiri langsung di lakukan oleh pengembang DPU, untuk itu pekerja yang diambil dari lokal hanya beberapa orang saja kebanyakan lainnya adalah dari pihak proyek/pengembang yang saat ini dilakukan langsung oleh DPU Kabupaten Kebumen.

Budayakan membaca dan jangan lupa share artikel ini keteman atau saudara supaya mereka yang pernah tinggal di Desa Mangunharjo tahu keadaan saat ini. Terima kasih atas kunjungannya dan jangan lupa untuk me like status saya di facebook Cah Mbangunharjo.

Sumber berita ini:1. Bapak Kepala Desa Mangunharjo (Suparno)
2. Bapak RW 001 Sutiman
3. Bapak RT 001 Basuki
4. dll

Yang membantu dalam pembuatan artikel ini saya sendiri. Terima kasih...

Senin, 01 Februari 2016

Kegiatan Pemuda Pemudi Karang Taruna Tingkat Desa Mangunharjo

Kegiatan Pemuda Pemudi Karang Taruna Tingkat Desa Mangunharjo - Mungkin sudah ada 10 tahunan lebih Karang Taruna Desa Mangunharjo tidak ada suara. Dan pada tahun lalu telah dirubah kepengurusannya yang sekarang di pegang oleh Mas Hendra Kurniawan selaku Ketua Karang Taruna Tingkat Desa Mangunharjo.

Desa Mangunharjo juga memiliki kepengurusan Karang Taruna Tunas Karya ini sekarang sudah mulai aktif dan berkembang. Banyak dari pengurus yang dipilih adalah orang-orang yang berpengalaman dan aktif dalam semua kegiatan.

Ketua : Hendra Kurniawan
Sekretaris : Admin Blog ini
Bendahara : Dewi

Seksi2 banyak saya tidak hafal intinya semua bekerja sama dan akhirnya sekarang semua pemuda pemudi di Desa Mangunharjo aktif kembali untuk memajukan Karang Taruna Desa Mangunharjo.

Rencana untuk tahun 2016 ini akan mengadakan lomba seperti 10 tahun yang lalu seperti lomba sepak bola antar dusun, voly antar dusun, lomba anak-anak dan ibu-ibu. Maka dari itu kami juga membutuhkan saran kepada semua anggota Karang Taruna yang sedang merantau.

Ada saran dan kritik kirim ke facebook saya, di Koko Jayuz

Ini kegiatan sore hari para pemuda dan pemudi di Desa Mangunharjo, akrab maning broooo:
Sore hari volly depan SDN Mangunharjo

Malam hari dan siang hari main tenis meja

Sore hari volly depan SDN Mangunharjo

Rapat Koordinasi Karang Taruna Tunas Karya

Rapat Koordinasi Karang Taruna Tunas Karya

Nih Admin blog nya brohhhh

Demikian nantinya jangan lupa untuk share dan berikan kami kritik dan saran pada artikel "Kegiatan Pemuda Pemudi Karang Taruna Tingkat Desa Mangunharjo", terima kasih atas kunjungannya.

Orang di Balik Layar Suksesnya Pilbup Kebumen Tahun 2015

Orang di Balik Layar Suksesnya Pilbup Kebumen - Sudah hampir 1 bulan kurang sejak pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Kebumen Tahun 2015. Tentunya dari waktu berjalan mungkin tidak pernah ada yang mengunggah bagaimana kejadian dan agenda setiap ada pemilihan.

Kali ini saya mendokumentasikan Pilbup Kebumen Tahun 2015 di TPS 1 dan 2. Dari foto pribadi saya ini abadikan tanpa ada orang yang menyuruh namun tentunya ini sesuai dengan hasil jepretan saya jangan dibully yang terpenting jika mau minta foto ini dan banjir bisa contact saya tapi jangan pernah di bilang ini bukan foto.

Kalau mau foto banjir atau lainnya yang sempurna ya nunggu 1 bulan lagi banjirnya, mau ngusulin aja kudu debat dulu masalah foto. Dasar orang kurang berpendidikan mungkin yah kemarin ada yang minta foto ke saya lewat Kades, karena mungkin saya hanya foto sekarepe dewek dan jauh.

Orangnya mungkin tidak berpikir, saya foto-foto seperti itu saja dibilang gila sama orang malah disuruh yang bagus dikira songong sama orang broooddd.

Langsung saja ini, foto dokumentasi hasil Pilbup Kebumen Tahun 2015, berikut:


















Terima kasih atas kunjungannya pada artikel "Orang di Balik Layar Suksesnya Pilbup Kebumen Tahun 2015" semoga bermanfaat.

Wajah Baru Desa Mangunharjo Tahun 2016

Wajah Baru Desa Mangunharjo Tahun 2016 - "Bali Ndeso, Mbangun Ndeso".... Masih ingat dengan slogan dari Gubernur Jawa Tengah (Bibit) yang sebelumnya memajang spanduk bertuliskan seperti diatas. Maksud dari spanduk tersebut adalah "Pulang ke Desa, Bangun Desa". Arti sebenarnya saya sendiri bisa memahami tapi yang jelas untuk anda yang berada di perantauan.

Setahun sekali bagi pemuda pemudi perantauan mudik ke kampung atau Desa, dan lihat apa yang terjadi banyak perubahan dimana-mana. Ini bukan karena program dari Desa tapi memang Pemerintahan saat ini menetapkan Dana Desa mencapai 1 M.

Desa hanya membantu mencairkan dan mengembangkannya untuk sumber penghasilan rakyat di Desa-desa. Bisa dibayangkan dana sebesar 1 M untuk sebuah desa mungkin akan menghasilkan sesuatu yang sangat bermanfaat untuk kepentingan Desa.

Seperti contoh pembangunan talud di Dusun Criwik, pembangunan jalan di Dusun Pecangkringan dan lainnya untuk pengembangan di Desa khusus nya Mangunharjo. Pemerintah Desa hanya menjalankan dari atas atau Pemerintah Pusat. Bayangkan jika sebuah Desa bisa membangun sendiri wilayahnya, hal itu tidak mungkin terjadi. Pemasukan Desa Mangunharjo saja untuk pembangunan mungkin masih kurang bila tidak disokong dari Desa.

Program banyak di utarakan, namun jika tidak ada dana percuma saja nantinya hanya bulshit dan omdo saja. Beruntungnya pemerintahan saat ini dan sebelumnya telah menyerap banyak tenaga untuk pembangunan Desa.







Saya melihat di Desa Mangunharjo mengalami pesat pembangunan terutama untuk usaha pertanian seperti pembuatan Talud, jika tidak ada Pak Edy Sarjono yang mengusulkan maka kemungkinan Desa Mangunharjo tidak ada apa-apanya. Belum lagi untuk semua memang dikerjakan oleh beliau Bapak Edy Sarjono, Bayan Yudi, Bayan Satiman, dan Bayan Yatimin.
Kelurahan Desa Mangunharjo Tahun 2002

Jika bukan mereka Desa Mangunharjo mungkin tidak bisa dibangun, yang utama dalam suatu Desa bukan mereka yang kaya akan harta namun adanya orang yang mau menghargai pendapat orang lain, mungkin saja dari artikel ini jelas isinya bahwa Desa Mangunharjo menjadi maju dengan adanya Perangkat Desa yang jujur dan mau bekerja bersama bukan Perangkat Desa yang hanya mengandalkan kekuasaan dan kesombongan. Semoga di Desa Mangunharjo tidak ada Perangkat Desa seperti itu.

Dan hasil dari pembangunan di Desa Mangunharjo adalah dibawah ini, cek sendiri yah mau maghrib dulu:




Terima kasih sudah berkunjung dan jangan lupa share artikel "Wajah Baru Desa Mangunharjo Tahun 2016" jika bermanfaat.